Posts from the ‘Health’ Category

Bagaimanakah prosedur operasi plastik di Korea?

Berdasarkan data dari departemen kesehatan Korea hampir 99% artis di Korea telah melakukan operasi  plastik,  dan 65 % wanita disana pun melakukan hal sama, baik itu operasi sekedar mengubah mata, sampai mengubah total wajah, pertanyaannya kemudian adalah seberapa ekstrem mereka mengubah wajah mereka? sedikit, sebagian atau seluruhnya?

Park Min Young sebelum oplas

Menurut dr Park, plastic surgeon dari wonjin klinik (naver.com) dipastikan, PMY melakukan oplas sebanyak 5 kali berturut-turut, secara bertahap dimulai dgn eye surgery (upper blephroplasty) pengurangan rahang dst, melalui 100 kali prosedur dengan hampir 57 teknik operasi dilakukan pada seluruh tubuhnya, mulai dari penambahan volume dahi (forehead augmentation), operasi pembesaran mata ; eye surgery (multilateral, upper blephroplasty, epi canthoplasty, lateral canthoplasty, ptosis correction), pada hidung, rhnoplasty (blun tip, short nose snub nose) mulut (mouth protrusion), dagu (chin correction) pada rahang wajah (jaw reduction (pemangkasan rahang), zygoma reduction (pemangkasan tulang pipi) dan breast augmentation (pembesaran payudara). Hal seperti ini sudah lazim dilakukan warga Korea selatan, asal siap uang, semuanya bisa terkabul.Ko bisa ya hasilnya mulus natural, itulah keajaiban kedokteran  di sana, operasi plastik di korea mulai berlari  menakjubkan awal tahun 2004, akhir tahun 2003 an setelah negara itu bergerak menuju makmur, trend kecantikan ala barat semakin merebak setelah hallyu wave merajalela dan industri hiburan Korea mulai menjajah tiap negara di Asia.
Seperti apa sih kecantikan ala barat yg mereka sebut sebagai kecantikan boneka

Kecantikan dengan mata yang besar, hidung mancung dengan nostril mungil, dahi bervolume penuh *nong2 lah istilah org sundanya mah * serta “muka kecil” v-line. kini dengan majunya teknologi bahkan wajah sehancur apapun bisa disulap super imut di Korea sana, trend ini menjamur hingga membudaya pada masyarakat korea sendiri, di korea ada istilah, mending miskin daripada jelek, “kecantikan adalah bukan diturunkan tapi di ciptakan”, bahkan “orang cakep, dianggap lebih banyak dapet kesempatan kerja dibanding orang jelek/biasa aja”
Dalam survey oleh JobKorea, kekuatiran terbesar para pelamar bukanlah pada kualifikasi formal, tetapi pada penampilan mereka. Mahasiswa Jay Seo berkata, banyak temannya yang berpikir untuk operasi plastik setelah lulus.

[Jay Seo, Mahasiswa]:
“Para murid operasi plastik agar mendapat pekerjaan. Ini adalah kompetisi, semakin tampan atau cantik orangnya, ia memenangkan kompetisi.”

Dampak dari tren itu, klinik – klinik operasi plastik bertebaran di korea, terutama di distrik gangnam korea selatan, selain itu jika dibandingkan negara lain oplas korea terhitung lebih murah 50 % dari standar harga yg ditentukan, coba siapa yang tidak tergiur, hasil natural dan rapih, tapi harga murmer? Makanya kini selain menyuplai drama dan K-pop ke seluruh dunia, defisa korea juga berasal dari bisnis daerah wisata operasi plastik, tiap orang di penjuru dunia datang ke korea tiap tahunnya sekitar 2000 org untuk melakukan operasi plastik, dan jumlah ini meningkat per tahunnya
oke2 setelah lelah muter2 kita sampe ke pembahasan utama kita yaitu prosedur operasi plastik di sana, kita ungkap dulu beberapa oplas yg sering dilakukan orang korea, yaitu oplas mata, rahang dan hidung

1. Mata
1.1 double eyelid (menambahkan lipatan mata)
Karena  jarang  sekali ditemukan warga Korea yg punya double eyelid *bersyukur ya org indonesia, ..*, maka double eyelid surgery merupakan salah satu pilihan yg cenderung lebih aman dan cepat untuk mendapatkan efek mata lebih besar, operasi ini banyak kekurangannya, yaitu ga bisa bikin mata sebelo mungkin..*kalau bisa sebesar orang barat yg belo*
langkah2nya seperti gambar dibawah
pertama polanya digambar dolo

abis itu polanya disayat  supaya dapet double eyelidnya

salah satu hasilnya:

1.2 epi canthoplasty
yaitu memperbesar mata dengan cara mengekspansi kelopak mata ke arah vertikal, maksudnya? coba de liat gambar

dgn epi-c, mata bisa dibikin sebelo mungkin, lebih belo ketimbang hasil double eyelid, kalau eyelid ga usah ngereduksi tulang mata, nah kalau epi-c  kalau matanya terlalu kecil , bisa sampe mengikis paksa  tulang mata, prosedur ini yg kerapkali dilakukan artis2/aktor Korea

1.3 latheral canthoplasty

yaitu memperbesar mata dengan cara  ngelebarin mata ke arah horizontal, seperti apa , liat gambar dibawah

1.4 multilaterral

multilateral adalah gabungan dari epi-c dan lateral-c, yaitu memperlebar mata ke arah horizontal juga ke arah vertikal 
Hasilnya :
Sumber : Korean Chingu

SPINOCEREBELLAR DEGENERATION / ATAXIA (A Litre of Tears)

dvdcoverspecial1lot

Awal mulanya tadi gue baru aja habis nonton J-Drama A Litre of  Tears dan gue penasaran sama penyakit pemeran Ayane di film ini, eh ternyata penyakitnya bener-bener ada loh, serem lagi. Film yang diambil dari kisah nyata ini, sempat menggugah banyak penggemarnya untuk dapat berpartisipasi lebih lagi dalam hidup sehari-harinya.

Dalam film itu, muncul seorang gadis sehat yang manis yang kemudian diakhir cerita meninggal karena kelumpuhankan? Gadis ini mengalami suatu penyakit yang konon, hingga saat ini belum ada pengobatannya. Widiw serem juga sih…!! Kalo nggak salah denger sih ada versi Indonesianya, tapi nggak tahu juga. Habis jarang ngikutin produk film dalam negeri sendiri sih..!! Haha… XD

Nah usut boleh usut, kali ini gue mau berbagi dikit ke temen-temen semua buat ngebahas dikit tentang penyakit ini. Boleh nih sambil makan, tapi bagi-bagi yah..!! Hehe…

Spinocerebellar ataxia atau yang disingkat SCA merupakan salah satu penyakit yang memungkinkan otak nggak berfungsi sempurna, Selain disebut sebagai Spinocerebellar ataxia ternyata, penyakit ini juga memiliki nama lain loh, namanya Spinocerebellar degeneration (SCD). Nah perbedaannya cuma di bagian waktu aja. Bingung..?? Maksudnya begini, yang SCD itu sebutan lama dari SCA, jadi sebelum disebut SCA, dulunya namanya sih SCD. Kalo yang dari gue dapet, deskripsi kondisi penyakit ini diutarakan pertama kali di tahun 1980 oleh dr. Nicholaus Friedreich.

Sesuai yang gue baca, penyakit ini hampir bisa dibilang Genetic Diseases, alias penyakit keturunan. Kaya yang udah kita ketahui, Ataxia sendiri berasal dari bahasa Yunani dari kata “taxis” (bukan taxi) yang berarti perintah atau koordinasi. Jadi ataxis berarti tidak atau tanpa koordinasi. Kalo Spinocerebellar  Berasal dari Spino (Spinal) dan Cerebellar (Cerebellum), jadi berhubungan dengan fungsi Spinal dan Otak Kecil. Dengan kata lain, penyakit ini merusak jaringan otak kecil dan syaraf tulang belakang. Padahal salah satu terminal dalam tubuh untuk pengiriman syaraf dalam tubuh kita adalah tulang belakang..?? Ngeri juga nih..!! Karena itulah kenapa mereka akan kekurangan kontrol dari otot kaki dan tangan mereka, yang pada akhirnya menghasilkan kurangnya keseimbangan dan koordinasi atau gangguan gait (Glucosamine/chondroitin ArthritisInterventionTrial) dikarenakan kemunduran jaringan saraf pada urat saraf tulang belakang (spinal cord) dan saraf yang mengendalikan gerakan otot pada lengan dan kaki. Urat saraf menjadi tipis dan sel-sel saraf kehilangan serabut myelin. Oh iya, ada yang lupa..!! Penyakit ini juga nggak bisa dicegah, tapi bisa diteliti dan dilihat perkembangannya.

Tanda-tanda orang yang mengidap penyakit ini biasanya hilangnya koordinasi tangan (alat gerak), pandangan sampai ke pandangan. Biasanya penderita akan mengalami perhentian perkembangan otak secara menyeluruh. Karena itulah mereka lebih banyak terbaring di atas kasur. Biasanya penyakit mulai muncul sekitar umur 20-30 tahun, tetapi tidak menutup kemungkinan pula orang yang sudah berusia 60 tahun-an. Beberapa juga muncul diusia 2 tahun juga loh, walaupun dalam kasus ini sangat jarang terjadi sih..!!

Secara umum ada 2 kategori elemen yang dialami oleh penderita:

  1. Elemen 1

Elemen 1 ini masih tergolong gejala awal. Biasanya gerakan yang dilakukan penderita (dalam hal ini refleks) sedikit atau mungkin secara penuh terhambat sesaat. Jadi terkadang saat penderita jatuh, tidak ada refleks yang muncul (biasanya ada gerakan menahankan..??)

  1. Elemen 2

Pengendalian tubuh terhenti secara tiba-tiba, tidak bisa mengendalikan syaraf motorik tubuh.

Ada beberapa gejala yang mungkin akan kita sering temui pada penderita SCA ini lebih rincinya diantaranya seperti:

  1. Melemahnya otot tangan dan kaki
  2. Sulitnya melakukan gerakan-gerakan seperti berbicara hingga yang paling mudah menggenggam sesuatu karena hilangnya koordinasi
  3. Berkurangnya tingkat penglihatan dan pendengaran
  4. Kesulitan berbicara, terlihat seperti orang gagap
  5. Saat menelan makanan dan minumanpun kesulitan, sehingga terkadang saat makan ada kemungkinan penderita akan tersedak, yang secara lanjut nantinya akan menghambat jalur pernapasan pastinya.
  6. Secara drastic dan continous kehilangan karbohidrat secara tidak terkendali
  7. Gangguan kerja jantung, biasanya jantung sering berdebar dan bila dilihat, jantung membesar tidak semestinya
  8. Otot punggung tidak simetris, membungkuk/scolliosi

Menurut yang gue baca..!! SCA bukan merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus seperti biasanya kita temukan dalam keseharian. Selain factor keturunan tadi, SCA juga bisa muncul karena tumor, gangguan metabolisme, konsumsi alcohol yang berlebihan atau kekurangan vitamin.

Untuk jenis SCA sendiri gue masih bingung. Dari semuanya, ada sekitar 40 jenis SCA yang ada hingga saat ini. Untuk menguatkan Diagnosis dokter, biasanya akan dilakukan beberapa tessepeti:

  1. Elektromiogram (EMG) untuk mengukur elektrik sel-sel otot
  2. Elektrokardiogram (EKG) untuk memberikan hasil grafik aktifitas elektrik atau pola denyut jantung (gampangannya..!! hehe ^^)
  3. Ekokardiogram untuk merekan posis dan gerakan otot jantung
  4. Studi pengantaran saraf untuk mengukur kecepatan saraf meneruskan rangsangan
  5. Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau CT scan untuk menyediakan gambar otak dan saraf tulang belakang
  6. Spinal trap untuk mengevaluasi cairan serebrospinal
  7. Tes darah dan urin untuk mengetahu naiknya kadar glukosa
  8. Tes gentika untuk mengidentifikasi gen yang dipengaruhi (Biasanya untuk preventif sih yang ini)

Untuk pasien agar tetap bertahan hidup sendiri, biasanya dokter memberikan beberapa terapi dalam bentuk latihan maupun berupa obat untuk mengurangi gejalanya lebih lanjut. Tetapi tergantung individu masing-masing juga sih. Untuk pemberian obat pada penderita biasanya untuk mengatasi serangan yang berhubungan dengan gejala-gejala agar mempertahankan fungsi optimal selama mungkin.

Di dunia Kedokteran Barat dan Jepang sendiri masih sedang diusahakan untuk mencari pengobatan-pengobatan yang efektif terhadap penyakit ini. Semoga saja esok hari akan ada pengobatan untuk penyakit ini. Amiin..!!