APAKAH “KEBETULAN” ITU ADA?

leader

ADA yang berpendapat bahwa kehidupan ini semuanya ditentukan Tuhan (determinisme). Ada juga yang berpendapat bahwa kehidupan ini tergantung manusianya (freedom). Padahal yang benar adalah perpaduan antara determinisme dan freedom. Juga adanya faktor-faktor kebetulan (by accident).

Bahkan Carl Gustav Jung mengatakan “Hanya orang bodoh yg percaya kepada kebetulan”. Sementara Albert Eistein mengatakan “Tuhan tidak bermain dadu”. Harus dipahami bahwa Carl Gustav Jung adalah pakar psikologi, bukan pakar ilmu logika. Sementara Albert Eistein adalah pakar Ilmu Fisika, bukan pakar ilmu logika. Artinya, apa yang mereka katakan harus dipahami dalam konteks yang benar. Keduanya hanya berpikiran berat sebelah, yaitu hanya percaya adanya determinisme. Sebuah logika yang tidak sempurna.

Sebuah kebetulan (sering dinyatakan sebagai kebetulan belaka) adalah kumpulan dari dua atau lebih peristiwa atau kondisi, berkaitan erat dengan waktu, ruang, bentuk, atau asosiasi lain yang muncul tidak akan menanggung hubungan sebagai penyebab baik untuk efek atau efek dari pengentahjawantahan penyebab (Maaf pake bahasa baru hehe..), dalam pengamat atau pemahaman pengamat ‘dari apa penyebabnya dapat menghasilkan efek apa.

Misalnya kita memandang kebetulan itu adalah bagian dari sistem dan jaringan yang rumit yang merupakan bagian Determinism pandangan yang misalnya sesungguhnya semua ciptaan Tuhan sudah dilengkapi dengan “program” yang akan terjadi dengan sendirinya. Untuk alam sudah dilengkapi dengan “logika alam” atau “hukum alam” dan untuk manusia dilengkapi dengan “logika manusia” atau hukum manusia. apakah cukup? bagaimana kalau eksistensi Tuhan itu tidak nyata lalu masih berlakukah pola Determinisme ini?? balikkan lagi deh ke pertanyaan tentang “kebetulan” tadi,, bukankah derajatnya sama tentang kebetulan dan Than tadi, sesuatu yang tidak Provable? tetapi dampaknya nyata kan? iya kan? #Maksa hehe,,

Nah bagaimana kalau kita melihatnya dari sisi Choice atau hak kita, kemampuan kita untuk memilih, atau freedom yang menjadi sifat dasar kita? Kalau Nabi Aam dan Siti Hawa memakan buah terlarang, itu bukan karena determinisme, tetapi karena Nabi Aam dan Siti Hawa menggunakan freedom yang dimilikinya.

Lalu kita bandingkan dengan By accident misalnya Kenapa SBY yang terpilih sebagai presiden? Kebetulan, SBY (yang memiliki freedom) ikut dalam pemilu. Secara kebetulan pula 62% pemilihnya masih buta politik.Mereka memilih presiden hanya berdasarkan “ilmu kira-kira” yang bersifat spekulatif.

Perpaduan determinisme,freedom dan by accident
Sesungguhnya semua ciptaan Tuhan memiliki ketiga aspek tersebut. Dan ini hanya bisa dipahami di dalam konteks Logika Tuhan. Bukan di dalam konteks Logika Manusia. kalau Atheis misalnya menyanggah hal ini, lalu yang menjadi pertanyaannya adalah,, kenapa menyanggah? bukankah kebetulan yang anda percayai saat ini tidak dapat dibuktikan namun nyata dan anda alami??? bagaimana dengan Tuhan?? hayooo…. hehe

Catatan:
Kata “determinisme”,”freedom” dan “by accident” harus digunakan pada “case” yang tepat.

Present Perfect Continuous Tense

Nah tiba saatnya kita belajar tentang Present Prefect Continuous Tense. Tenses yang satu ini digunakan untuk menyatakan suatu kejadian, peristiwa atau apalah namanya, yang SUDAH terjadi dan MASIH berlangsung bahkan sangat mungkin AKAN berlanjut. Dari dulu hingga kini bahkan nanti, gitu loh!. Kata “sudah” atau “dari dulu” disini bisa saja waktunya kemarin, 2 jam lalu, se-abad lalu, bisa juga beberapa menit yang lalu. Intinya kejadian yang hendak diungkapkan dalam Present Pefect Continuous Tense ini sebenarnya mirip dengan Present Continuous Tense, hanya saja penekannya bukan pada saat ini, melainkan pada periode waktunya tadi itu: sudah, masih dan akan. Jelas ya?

Rumus Present Perfect Continuous Tense
Positif: S + have/has + been + Ving
Negatif: S + have/has + not + been + Ving
Tanya: Have/has + S + been + Ving

Kita coba dengan contoh, bentuk Present Tensenya begini: “Saya tinggal disini”, bahasa Inggrisnya: “I live here”. Kita coba masukkan ke Present Perfect Continuous Tense ya. Siap?

Ok, contohnya gini: “Saya sudah tinggal disini 2 tahun”. Sudah disini toh? masih toh? besok belum pindah kan? Untuk kondisi ini kita gunakan Present Perfect Continuous Tense ini, I have been living here for 2 years.

Tetapi kalau waktu Anda ngomong itu Anda sudah tidak tinggal disini lagi, misalnya baru saja pindah maka gunakan penekanan pada SUDAHnya saja seperti pada pelajaran Present Perfect Tense, I have lived here…

Tetapi lagi,
Kalau Anda ingin mengatakan “tinggal disini” tersebut dulu, misalnya 2 tahun yang lalu tinggal disini, maksud saya anda tidak menekankan pada USAInya anda tinggal itu tetapi fokus pada 2 tahun yang lalu itu, maka gunakan Past Tense saja: I lived here 2 years ago.

Diterangin gini Anda nda tambah bingung toh? hehe.. Biasakan saja, namanya juga perjuangan mau pandai Tense, pusing-pusing sedikit tahan dan tetap lanjutkan.

Berikut contoh-contoh Present Perfect Continuous Tense:

-She has been learning english for 3 years
-I have been teaching english since last year
-They have been touring since yesterday

Kira-kira masih ndak tu learningnya? masih berlanjut tidak teachingnya? Mereka masih tour kan? belum balik!.

-She has not been learning english for 3 years
-… Anda coba yang 2.

-Has She been learning english for 3 years?

Bagaimana penguasaan Anda terhadap Tenses Bahasa Inggris sampai hari ini? Syukurlah kalau sudah mengalami banyak progress. Yang penting tidak malas! Kan lebih baik rajin.. Rajin pangkal pandai.. Gak ada makanan Pangkal Laper #Nulis Sambil Kelaperan huahuahua,,, :’D

Present Perfect Tense

Sebelum mempelajari Present Prefect Tense ini ada baiknya Anda menguasai Present Tense dan Present Continuous Tense dulu ya. Karena kalo belajar Tenses itu ada rumus-rumusnya. Walaupun memang bukan seperti rumus matematika tetapi yang namanya rumus kan berkaitan, mulai dari rumus dasar sampai rumus yang lebih rumit. Jika Anda telah menguasai yang mudah seperti Present Tense maka mempelajari Present Perfect Tense akan terasa lebih mudah pula. Sipp?

Mari kita lanjutkan pelajaran bahasa inggris tentang Present Perfect Tense ini. Kalau dalam Present Tense penekananya pada fakta, kejadian berulang-ulang atau yang menjadi kebiasaan, dan  Present Continuous Tense menekankan pada “sedang” terjadi, maka..

Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. Bukan sempurna karena cantik seperti Suzy Miss-A, tetapi sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).

Rumusnya Present Perfect Tense begini:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3

Nah, setelah Subject (S) maka pakai “have” atau “has” sesuai pasangannya.Have dalam konteks ini artinya adalah: sudah, telah, barusan. Yang aneh dalam bahasa inggris Have + ES bukan Haves tetapi HAS. Jadi pasangannya begini:

He, She, It, John, Ira, Tama : Has
You, We, They, Ellen and Budi: Have

Contoh Present Perfect Tense
Positif: She has gone (Dia baru saja pergi)
Negatif: She has not gone
Tanya: Has She gone?

Ingat, bukan She has go, bukan pula She has going, tidak pula She has goes. “Go” itu adalah kata kerja yang bentuk ketiganya adalah “gone”. Urutan perubahan bentuk kata kerja untuk Go adalah: Go-went-gone.

Contoh lainnya:

-I have written english lesson for 30 minutes
-You have read my lesson since 2 PM

Perhatikan perubahan kata kerja:
Write – wrote – written (berubah)
Read – read – read (lah kok sama? haha..)

Saya ulangi
-I have written english lesson for 30 minutes.

Artinya:
Saya telah menulis pelajaran bahasa inggris selama 30 menit.

Dalam kalimat diatas, ditekankan “telah” nya itu dan sekarang sudah beres, sudah tidak lagi menulis. Tetapi jika penekanan Anda pada “30 menit yang lalunya” maka Anda gunakan Past Tense yang lebih cocok.

Contoh lainnya lagi, kalimat positif:
-I have cleaned the floor
-He has drunk milk
-You have just broken the glass

Gimana kalimat negatifnya? He has not drunk milk! Anda coba yang dua lagi ya.

Kalimat Tanya dalam Present Perfect Tense ya tinggal dibalik mawon sesuai rumus diatas tadi. Ingat jangan lupa pasangannya untuk “Have” dan “Has”.

-Has She drunk milk?

Coba yang buat kalimat tanya untuk yang 2 lagi diatas ya.

Gimana? sudah cukup jelas tentang Present Perfect Tense ini ya? Sekian dulu pelajaran hari ini tentang Present Perfect Tense. Terimakasih telah membaca. Good time!

Present Continuous Tense

Present Continuous Tense digunakan untuk menyatakan, mengatakan (atau apalah namanya itu istilahnya) suatu yang sedang terjadi saat ini, sedang berlangsung saat ini. Misalnya: Saya sedang menulis sekarang, Anda saat ini sedang membaca pelajaran Present Continuous Tense yang saya tulis, Saya sedang jatuh cinta, dsb. Ada gambaran kan? Coba Anda sebutkan sendiri contohnya 3 biji lagi. bisa kan? mudah kan? hehe..

Rumusnya:
Positif: S + Tobe + Ving
Negatif: S + Tobe+ Not+ Ving
Tanya:   Tobe + S + Ving

Jangan bingung, “Ving” maksud saya adalah Verb + ing ya. Nanti dalam pelajaran tenses yang lain saya akan menulis “Ving” ini berulang-kali. Pastikan Anda mengingatnya ya. Kok tidak ditulis saja Verb+Ing? Ya bebas dong, saya yang nulis ini, hehe..

Kalau “Tobe” nanti itu berganti dengan is, am, are. Tergantung pasangannya apa. Dalam bahasa Inggris setiap Personal Pronoun atau Kata Ganti Orang sudah ada pasangannya masing-masing. Present Continuous Tense tak akan pernah lepas dari Tobe ini. Seperti ini nih jodohnya:

I am
She is, He is, It is, John is, Tama is, dan sebagainya.
You are, We are, The are, John and Tama are…

Present Continuous Tense ini digunakan jika kita menekankan pada “Sekarang” nya itu. Kalau kegiatan yang berulang-ulang seperti “I go to work everyday” nggak pake Present Continuous Tense tetapi Present Tense saja ya.

Berikut ini contoh kalimat Present Continuous Tense sesuai dengan rumus diatas:

- I am writing now (Saya sedang menulis sekarang)
- You are reading my article at present (Apa artinya?)
- She is waiting for you.

Ayo bikin contoh sendiri di dalam hati, lalu diucapkan sendiri, agar lancar juga ngomongnya.

Kalimat Negatif Untuk Present Continuous Tense

Mudah saja kalimat Negatifnya, tinggal tambahkan NOT setelah Tobe. Ingat rumusnya kan? Yes, Anda benar, rumusnya: S + Tobe + Not + Ving.

Kalimat yang diatas tadi akan saya jadikan kalimat negatif ya:

- I am NOT writing now (Saya sedang tidak menulis sekarang)
- You are NOT reading my article at present (Apa artinya?)
- She is NOT waiting for you.

Gila, Gampang bangets!

Loh katanya tadi Present Continuous Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu yang SEDANG terjadi saat ini? Kalo negatif kan artinya yang TIDAK SEDANG terjadi saat ini dong? Salah dong? Ya ndak lah.. Maksud saya, kalimat negatif ini ya bentuk TIDAKnya. Gitu aja kok repot!, haha..

Mari kita lanjutkan!

Kalimat Tanya Present Continuous Tense

Gampang pulak nih, tinggal Tobenya taruh depan, jadi deh. Ingat rumusnya kan? Harus ingat nih rumus, karena tidak bisa pake kalkulator untuk urusan rumus tenses ini. Kalau Anda sering praktekkan, sering pake maka rumus ini meresep sendiri di dalam otak Anda, hilang menjadi ketrampilan otomatis. Sebelum itu terjadi maka silahkan install rumus ini dengan cara memahaminya dan menggunakannya sesering mungkin. Pasti deh Anda bisa.

Ini nih contoh Kalimat Tanya dalam Present Continuous Tense, saya pake contoh kalimat yang diatas tadi tetapi untuk bertanya:

- Are you writing now? (Apakah kamu sedang menulis sekarang?)
- Are You reading my article at present? (Apa artinya?)
- Is She waiting for you.

Nah itu dia, tinggal tambakan tobe sesuai pasangannya. Dan selalu ingat untuk Present Continuous Tense selalu pakai kata kerja bentuk ING, maksud saya kata kerja tambah ING. Kata kerja itu bahasa Inggrisnya Verb. Saya singkat V, karena tambah Ing saya singkat lagi “Ving”. Inga inga! hehe..

So pasti bisa juga mengguanakan Kata Ganti Penanya seperti What, Where, Which, Why, Who dan sebagainya dalam kalimat tanya ini. Contohnya begini:

-What are you writing now? (Lagi nulis apaan kamu sekarang?)
-What are you reading (lagi baca apa Anda?)
-Who is She waiting for (Doi lagi nungguin siape?)

Begitulah basicnya tentang Present Continuous Tense ini. Inti dari Continuous itu adalah “Sedang”, atau katakanlah sedang berlanjut (seperti arti katanya), sedang terjadi.

Tetapi, “Sedang” itu bisa bisa jadi tidak sekarang loh ya. Ada juga “sedang” tetapi kemarin. Nah loh!. Ini namanya Past Continuous Tense. Sebagai contoh pengantar misalnya gini: “Waktu istriku datang dari pasar KEMARIN, Saya kebetulan banget SEDANG tidur, jadi nda bisa bantu bukain pintu, untung anak saya yang kedua belum berangkat sekolah”. Tuh, kan sedang juga, tetapi kemarin.

Anda menangkap bedanya kan? Semoga. Kalo masih bingung coba baca contoh di atas sekali lagi dan renung-renungkan dulu!, hehe..

Continuous atau “Sedang” tetapi BESOK atau sedang tetapi akan datang juga ada loh. Anda mau ke rumah saya besok jam 9? Oh jangan, karena jam segitu besok itu saya akan SEDANG tidur!. Tuh.. sedangnya BESOK kan? Ini dapat Anda pelajari dalam Future Continuous Tense. Sedangkan topik yang satu ini adalah tentang SEDANG SEKARANG alias Present Continuouse Tense. Present itu artinya “kini, atau sekarang”.

Ingat rumusnya ya? S + Tobe + Ving untuk Present Continuous Tense.

Present Tense

Dalam bahasa Inggris Present Tense atau Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kejadian, kegiatan, aktivitas dan sebagainya yang terjadi saat ini. Present Tense juga digunakan untuk menyatakan suatu Fakta, atau sesuatu yang tejadi berulang-ulang dimasa KINI. Ingat,PRESENT artinya adalah kini, sekarang.

Rumusnya:
Positif: S + V1 (s/es)
Negatif: S + DO/DOES + NOT + V1
Tanya: DO/DOES + S + V1

Contoh Kalimat Positif:
I drink coffee
She drinks coffe
We drink coffee

Ya, sengaja pelajaran Tense bahasa inggris ini dibuat simple saja agar cepat faham. Anda perlu mengembangkannya sendiri misalnya dengan membuat 100 contoh sendiri. Pasti Anda perlu kamus juga, karena belajar tenses lalu mentok dengan suatu kata kerja maka biasanya tidak jadi, hehe..

Cara Membaca Rumus:
S artinya Subject, V1 artinya Verb1 atau kata kerja bentuk pertama. Garis miring artinya ya Atau dong!.

Kapan pakai S atau ES dan kapan tidak?
Kalau Subjectnya He, She, It, John, Tama, Ira atau Orang ketiga TUNGGALmaka kata kerjanya tambah S atau ES. Tidak sembarang tambah S atau ES juga nih, ada daftarnya. Daftarnya itu bayak sekali, mustahal saya tulis disini, cape dehh nulisnya, Anda musti beli buku Grammar juga. Belajar bahasa Inggris perlu modal, hehe..

Di atas tadi ada istilah Orang Ketiga Tunggal, maksudnya gini: Orang ketiga adalah orang yang kita bicarakan, yang kita omongin. Sedangkan orang pertama ya yang bicara. Orang kedua lawan bicara. Tunggal ya satu. Jadi orang ketiga tunggal adalah orang yang kita bicarakan dan satu saja dia itu. Misalnya kita berdua ngomongin John Scoping. Yang ngomong saya, yang dengar Anda, yang dibicarakan John Scoping (orang ketiga tunggal). Faham ya?

John Scoping belajar Tenses.
John Scoping learnS english.

Tidak bisa LearnES, mengapa? ya memang begitu!. Tetapi yang ini malah tambah ES:

John Scoping goES to School (tambah ES).

Kalimat Negatif Present Tense

Bentuk Negatif, artinya menyatakan TIDAK. Maka sesuai rumus Present Tense, setelah SUBJECT ditambah DO atau DOES, baru NOT, lalu tambah kata kerja bentuk pertama tanpa S atau ES lagi. S atau ES nya dimana? Sudah di doES tadi.

Untuk I, WE, YOU, THEY tambah DO
Untuk SHE, HE, IT, Mufli, Ellen tambah DOES

I do not drink coffee.
She does not drink coffee.
John Scoping does not learn english.

Coba perhatikan She does not drink coffee. Drink nya tidak pake S lagi, pindah ke doES. Biasakan saja, Present Simple Tense ini sepertinya rumit tetapi kalau faham maka enak banget. Ulangi saja baca dari atas 10 kali lagi, biar meresap benar, hehe.. Bikin juga 10 contoh Anda sendiri dengan kata kerja yang berbeda. Yes, belajar bahasa Inggris tak boleh manja, harus aktif, baru akan bisa.

Kalimat Tanya Present Tense

Kalimat tanya untuk Present Tense sesuai rumus diatas, atau saya tulis lagi seperti ini:

Tanya: DO/DOES + S + V1

Sama saja pasangannya. Untuk I, WE, YOU, THEY gunakan DO. Untuk SHE, HE, IT, Tama, Ira gunakan DOES. Contohnya begini:

Kalimat positifnya: I drink coffee
Kalimat tanya menjadi: DO you drink cofee?

Kalimat positif: She drinks coffe
Kalimat tanya: DOES She drink coffee?

Kalimat tanya seperti diatas disebut juga YES/NO Question. Karena jawabannya memang Yes atau No. Do You drink coffee? “Yes I do” jawabnya. Atau bisa bisa dijawab dengan lengkap: “Yes, I do drink coffee”. Dihilangkan DO nya juga boleh, menjadi kalimat positif lagi: “Yes I drink coffee”.

Ya, memang benar kalau Present Tense ini lebih rumit dibandingkan dengan Present Continuous Tense karena tiba-tiba kok pake DO, eh untuk orang ketiga tunggal pakai DOES segala, hehe.. Kalau dalam Present Continuous Tense nanti tinggal dibalik doang.

Nah, kalau tadi kan Kalimat Tanya Present Tense yang jawabannya Yes atau No doang. Gimana kalau pertanyaan yang jawabannya panjang atau yang jawabannya kalimat? Yah, tinggal tambahkan saja When, Where, Why, Who, What, dsb di depannya. Contohnya begini:

-When Do you drink coffee?
Contoh jawaban: I drink coffee everyday.

-What does she drink?
She drinks coffee la yau!

Gampang kan? Ya kan? hehe.. Kalau Anda sering praktekkan dalam bahasa inggris sehari-hari maka tentu saja akan terasa mudah. Silahkan berkreasi dengan kalimat-kalimat Anda dalam Present Tense ya.

Ok, begitu dulu pelajaran Present Tensenya. Kalau ada pertanyaan tentang Present Tense silahkan masukkan lewat komentar di bawah ini. Boleh juga kalau Anda ingin menambahkan, caranya silahkan masukkan di komentar juga. Kalau itu sangat keren dan merupakan tambahan pelajaran maka bisa jadi posting ini saya edit lalu tulisan anda dikomentar tersebut saya pindahkan ke bagian content. Anda yang membaca pertanyaan orang lain dan rasanya rela untuk menjawab, silahkan juga loh ya. Jangan pelit ilmu.

Tenses Pengantar

Dengan memahami dan menguasaiTenses maka Anda akan bisa bahasa Inggris lebih cepat, bisa belajar mandiri terutama dari sisi Tatabahasanya. Agar nempel tentunya tense ini perlu dibiasakan untuk dipraktekkan ketika Anda berbicara dan menulis. Yes, bahasa Inggris itu memang aneh, dan Tenses inilah yang bikin bahasa Inggris itu rumit terutama bagi kita orang Indonesia. Tetapi sekali kita mengenali rumusnya maka sebenarnya tenses bukanlah hal yang sulit.

Loh memangnya Tense itu apa?
Tenses adalah bentuk-bentuk waktu dalam bahasa Inggris terutama dalam hubungannya dengan kata kerja dan kata kerja bantu. Dalam bahasa Indonesia sih ada juga, tetapi tidak perlu dipelajari karena sami mawon. Kalau bahasa Inggris misalnya mau mengatakan “Saya Menulis”, jika itu sekarang: I write. Tetapi kalau menulisnya itu kemarin tidak bisa I write yesterday, harusnya: I wrote yesterday. Lihatlah perubahan pada “write” menjadi “wrote”. Kalau menulisnya besok maka menjadi: I will write tomorrow. Tetap write. Muda kan? Jangan katakan sulit! hehe.. Karena itulah kita perlu memperlajarinya.

Tense terbagi menjadi 3 bagian besar, yaitu: Past, Present, Future. Bahasa Indonesianya: Dulu, Kini, Nanti.

Mengapa kok 3 bagian? Ya karena pembagian waktu itu sendiri memang 3 saja, yaitu Masa Lalu (past), Sekarang (present) dan Masa Datang (future). Memang ada lagi?

Nah masing-masing Tense tersebut, masih dibagi-bagi lagi menjadi 4. Seperti Present Tense ada 4 yaitu: Present Tense atau sering disebut Simple Present Tense saja, present continuous tense, Present Perfect Tense dan present perfect continuous tense. Anda bisa pelajari lebih detail di masing-masing topik.

Demikian pula dengan Past pun dibagi 4: Past Tense, Past Continuous Tense, Past Perfect Tense, present perfect continuous tense. Bahkan Future Tense malah terdiri dari 8.

Jadi total Tenses itu ada 16. Present ada 4, Past ada 4, Future ada 8. Sekali Anda memahami formulanya, maka Tenses itu sebenarnya mudah. Modal Anda adalah formulanya, plus apa yang akan dimasukkan ke dalam formula tersebut, dalam hal ini adalah Kata Kerja atau Verb. Ada kata kerja bentuk 1 atau Verb1, ada kata kerja bentuk 2 atau Verb2 dan bentuk 3 atau Verb3 dan juga ada kata kerja bentuk ING. Juga pemakaian Tobe, Kata Kerja Bantu seperti Will, May, Must dan sebagainya.

Kata Kerja

Kata Kerja adalah bagian inti dari Tenses Bahasa Inggris. Kata kerja atau Verbpada rumus-rumus Tenses di blog ini, Kata kerja atau Verb ini sering saya singkat V saja. Jadi kalau V+ing artinya sama dengan Verb+ing, sering juga saya tulis sebagai “Ving” saja agar mudah.

Kata kerja dalam bahasa Inggris ada banyak bentuknya: V1, V2, V3, Ving.

Kata Kerja bentuk 1 atau saya singkat V1, yaitu kata kerja dasar, seperti:drink, go, write, read, participate, learn, study, dan sebagainya. Ada kata kerja bentuk ke 2, sering saya singkat V2. Kata kerja bentuk 3 ya V3. Serta Kata Kerja bentuk ING atau saya singkat Ving. Bagaimana cara menggunakan bentuk-bentuk kata kerja tersebut? Ada di masing-masing pelajaran Tenses Bahasa Inggris.

Perubahan Bentuk Kata Kerja

Perubahan bentuk Kata Kerja bentuk 1 (V1) ke bentuk kedua (V2) dan bentuk ke 3 (V2) ada yang beraturan (ada rumusnya) dan ada juga yang tidak beraturan (tidak ada rumusnya). Wah memamg inilah yang membuat bahasa Inggris ini menjadi rumit bagi kita orang Indonesia, haha.

Kata Kerja Beraturan (Regular Verb):

Artinya ya mempunyai keteraturan bentuknya, ada rumusnya misalnya ditambah “D” atau “ED” seperti: live – lived – lived, play, played, played.

Walaupun ada aturannya tetapi aturan perubahan tersebut masih ada beberapa. Daftar kata kerja beraturan ini pun panjang sekali. Saya sarankan Anda mempunyai buku Grammar Bahasa Inggris walaupun yang kecil dan sederhana, biasanya ada di sana. Memang Anda mau menulsinya disini satu per satu?.

Kata Kerja TIDAK Beraturan (Irregular Verb):

Nah ini tambah kacau lagi, tidak ada aturannya. Misalnya kata kerja “drink” berturut-turut untuk bentuk ke 1 sampai 3: drink-drank-drunk. Satu contoh lain lagi: break-broke-broken. Sekali lagi saya sarankan Anda mempunyai buku Grammar Bahasa Inggris ya. Di Blog Tenses Bahasa Inggris ini saya akan lebih fokus pada TENSES itu sendiri, agar Anda punya pengertian yang lengkap tentangnya.

Masih ingat V1, V2, V3 dan Ving? Jangan lupa apa itu artinya ya, karena akan sering dipergunakan dalam setiap pelajaran tenses bahasa inggris di blog ini.